Berulang kali aku mendengar kata kata itu. Alasan yang berbeda beda namun tetap dengan perihal yang sama. Aku menyadarinya jika itu sebuah permainan yang hanya diketahui olehnya. Aku hanya tak sadar jika dia sedang mempermainkanku.
Aku memiliki kebahagiaan lalu olehnya direbut, aku memiliki kekuatan lalu dilumpuhkan, aku memiliki tekad lalu di hancurkan. Hal yang sama aku rasa akan terjadi lagi esok hari.
Bodohnya aku.. selalu sadar jika aku ini kuat..
Inginnya aku bersama mereka menertawakan sesuatu yang lemah sepertiku.
Bodohnya aku tak bisa memikirkan hal seperti ini..
Ingin sekali suatu hari aku menyadari betapa bodohnya aku yang sekarang ini. Atau malah suatu hari aku lebih bodoh dari hari ini?
Perjalanan yang sungguh menyakitkan ditemani berbagai kegagalan. Tak pernah aku merasa jika diriku ini sudah berhasil.
Apakah sebenarnya hidupku ini tak boleh merasakan hal itu?
Kaki ku semakin hangat dan melemas karena terlalu lama berjalan. Berapa langkah lagi aku harus menyusuri hidup ini? Seribu langkah kah? Atau tinggal satu langkah lagi? Atau mungkin aku harus berjalan tanpa henti?
Yang aku percaya bahwa Engkau memberikan ujian untuk semua manusia agar manusia lebih kuat.
Namun, ijinkan aku istirahat.. aku sudah lelah melihat kepastian yang tak menentu ini. Sungguh sangat lelah dengan matahari yang memaksaku pergi. Sungguh lelah dengan hujan yang memaksaku mengingat hal yang menyakitkan.. Berikan aku ilmu untuk mengetahui kapan aku menyerah...
Rabu, 10 Mei 2017
Dari teman
Jumat, 05 Mei 2017
Masa Sekolah itu...
Masa sekolah itu seperti kembang api yang meledak ke atas langit. Indah, sangat bersinar, mengagetkan. Ada juga yang menyedihkan dari kembang api itu sendiri yaitu saat kembang api selesai meledak dan suaranya hilang.
Akan tiba masanya perpisahan. Jika kita mengingat masa sekolah disaat sudah tak ada lagi bersama di sekolah kita hanya bisa bersedih.
Sadarlah, dan tenangkan dirimu..
Jalan hidup memang seperti itu seharusnya. SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi dan seterusnya dan seterusnya.
Mungkin masa sekolah akan meledak pada waktunya dan hilang pada waktunya. Tetapi kenangan masa sekolah tak akan pernah hilang di telan waktu.
Langganan:
Komentar (Atom)